• Login
No Result
View All Result
Roompi
  • News
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Wisata
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Food
  • News
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Wisata
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Food
No Result
View All Result
Roompi
No Result
View All Result
Home News

PPASDA: Penembakan Petani Bengkulu Selatan Jadi Puncak Gunung Es Konflik Agraria

Admin 007 by Admin 007
November 25, 2025
in News
0
PPASDA: Penembakan Petani Bengkulu Selatan Jadi Puncak Gunung Es Konflik Agraria

JAKARTA – Penembakan lima petani di Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, Senin, 24 November 2025, kembali membuka luka lama konflik agraria yang tak kunjung diselesaikan negara. Insiden ini terjadi saat warga menghadang aktivitas penggusuran lahan oleh PT Agro Bengkulu Selatan (ABS).

Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA), Muhammad Irvan Mahmud Asia, menyebut peristiwa tersebut bukanlah kejadian tunggal, melainkan “puncak gunung es” dari konflik agraria yang berlangsung bertahun-tahun di berbagai daerah.

“Tanpa mengurangi duka mendalam kepada korban, penembakan ini memperlihatkan bagaimana rakyat kecil selalu kalah ketika berhadapan dengan perusahaan perkebunan,” ujar Irvan dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, ketegangan di Kembang Seri telah menguat sejak terbitnya SK Bupati Bengkulu Selatan Nomor 503/425 Tahun 2012 yang memberikan izin lokasi seluas 2.950 hektare kepada PT ABS. Warga berkali-kali menolak penggusuran karena status lahan masih dalam sengketa, namun perusahaan tetap melanjutkan aktivitasnya.

“Kejadian kemarin dipicu tindakan sepihak perusahaan yang tetap menggusur lahan. Warga sudah meminta agar dihentikan,” kata Irvan.

PPASDA menilai, konflik berlarut ini tak lepas dari pembiaran pemerintah yang gagal menyediakan mekanisme penyelesaian sengketa secara adil. Irvan menyebut pola-pola serupa pernah muncul dalam konflik Rempang Batam, Pakel Banyuwangi, hingga Tapanuli dengan PT Toba Pulp Lestari.

“Rezim berganti, masalah tidak selesai. Bahkan makin meluas dan kompleks. Apa yang terjadi di Bengkulu Selatan adalah cerminan lemahnya komitmen negara terhadap reforma agraria,” ujarnya.

Irvan juga menyinggung dugaan keterlibatan jaringan kuasa yang lebih besar, mulai dari pengusaha lokal, oknum Badan Pertanahan Nasional, aparat, hingga elit politik daerah.

PPASDA mendesak Kepolisian melakukan penyelidikan menyeluruh dan tidak berhenti pada petugas keamanan PT ABS yang melakukan penembakan. “Ia hanya pekerja. Yang harus diusut adalah siapa pemilik senjata dan siapa yang memerintahkan,” katanya.

Lembaga itu juga mendorong pencabutan izin PT ABS serta perlindungan maksimal terhadap para korban dan keluarga mereka, mengingat warga sebelumnya berkali-kali mengalami intimidasi dan kriminalisasi.

Irvan meminta Komnas HAM turun langsung melakukan penyelidikan, sementara Kementerian ATR/BPN diminta bergerak cepat menyelesaikan konflik lahan tersebut.

“Jika tidak ada ketegasan negara, tinggal menunggu waktu konflik serupa meledak di daerah lain yang selama ini menyimpan bara,” ujar Irvan.

Tags: Penembakan petaniPino rayaPPASDA
Previous Post

Teguh Ista’al Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kota Serang

Next Post

KI dan DPRD Banten Genjot Edukasi Keterbukaan Informasi

Admin 007

Admin 007

Next Post
KI dan DPRD Banten Genjot Edukasi Keterbukaan Informasi

KI dan DPRD Banten Genjot Edukasi Keterbukaan Informasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Business (27)
  • Food (26)
  • Lifestyle (33)
  • News (1,447)
  • Opinion (31)
  • Sport (94)
  • Technology (21)
  • Uncategorized (21)
logo

Lorem ipsum dolor sit amet, conse ctetur adipiscing elit. Duis quis volut patum dolor lorem eget tortor luctus iaculis nobium.

Category

  • Business
  • Food
  • Lifestyle
  • News
  • Opinion
  • Sport
  • Technology
  • Uncategorized

Follow us

Vestibulum dolor nibh, pellentesque in urna sed, scelerisque placerat velit nibh mattis.

© Copyright Select Themes 2018 All Rights Reserved

  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Wisata
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Food