YOGYAKARTA – Kantor OJK Jabodebek & Banten menggelar Media Gathering bertema “Kolaborasi Budaya Jurnalisme sebagai Pilar Ekonomi Berkelanjutan” pada Rabu, 26 November 2025 di Aula Kantor OJK Yogyakarta.
Kegiatan ini mempertemukan insan media, regulator, serta praktisi budaya untuk memperkuat sinergi dalam membangun informasi publik yang sehat dan beretika.
Acara dibuka oleh Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi, yang diwakili Kepala Direktorat Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Jabodebek, Misran Pasaribu.
Dalam sambutannya, Misran menegaskan bahwa jurnalisme memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekosistem keuangan.
Menurutnya, informasi yang akurat dan beretika adalah fondasi penting dalam menciptakan kepercayaan publik sekaligus mendukung terciptanya ekonomi yang berkelanjutan.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Kantor OJK DIY, Eko Yunianto, melalui perwakilannya, Dinavia Tri Riandari, yang membidangi pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan serta edukasi dan perlindungan konsumen.
Ia mengapresiasi kontribusi media yang selama ini menjadi mitra strategis OJK dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah.
Sementara itu, Kepala Kantor OJK Provinsi Banten, Adi Dharma, memaparkan perkembangan ekonomi nasional dan daerah yang menunjukkan tren positif.
Ia mengungkapkan angka pertumbuhan ekonomi nasional berada di level 5,04 persen, sementara Provinsi Banten mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni 5,29 persen.
Menurutnya, capaian ini turut didorong oleh komunikasi publik yang efektif dan transparan, serta diperkuat narasi media yang logis dan sesuai kaidah hukum.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi talkshow bertema “Jurnalisme Berbudaya: Membangun Etika, Empati, dan Narasi Konstruktif dalam Ruang Publik Modern”.
Talkshow menghadirkan pekerja seni dan budaya, Paksi Raras Alit, dengan Asisten Direktur EPK dan LMSi, Rija Fathul Bari, sebagai moderator.
Diskusi menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam praktik jurnalistik sehingga informasi yang disampaikan tidak hanya faktual, tetapi juga humanis dan konstruktif.
OJK berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara regulator dan insan media untuk mewujudkan ekosistem komunikasi publik yang berintegritas, sehat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.


