SERANG – Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, mengingatkan seluruh anggota dewan agar berhati-hati dalam bersikap dan berucap, serta menumbuhkan empati terhadap kondisi masyarakat.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya dinamika sosial-politik di tingkat nasional, yang dipicu pernyataan sejumlah anggota DPR RI hingga berujung pada penonaktifan.
“Kami meminta kepada rekan-rekan anggota DPRD Kota Serang untuk menjaga sikap dan memiliki empati terhadap kondisi masyarakat,” ujar Muji, Senin, 1 September 2025.
Muji menegaskan, sebagai wakil rakyat, anggota DPRD harus menunjukkan perilaku yang mencerminkan kepercayaan publik. Ia mengingatkan agar para anggota dewan tidak terjebak dalam pernyataan atau tindakan yang justru memicu kegaduhan.
“Sebagai representasi masyarakat, kita wajib menjaga suasana tetap kondusif. Jangan sampai ada ucapan yang menyinggung atau melukai perasaan publik, khususnya masyarakat Kota Serang,” kata dia.
Menurut Muji, DPRD harus menjadi contoh dalam menjaga stabilitas dan etika politik, terutama di tengah meningkatnya sensitivitas publik terhadap perilaku pejabat.
Ia juga menegaskan, bila ada anggota dewan yang terbukti melanggar etika atau bertindak di luar norma, mekanisme penegakan aturan telah diatur dalam Tata Tertib DPRD.
“Kalau memang ada pelanggaran etika, itu akan ditangani oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD. BK akan melakukan musyawarah untuk menentukan apakah terjadi pelanggaran dan langkah apa yang harus diambil,” tandasnya. ADV


